Minggu, 20 Mei 2018

Makna dibelenggu nya setan pada bulan ramadhan


Oleh : Ust Ali Ash Shofie

Pada bulan itu menurut riwayat dari jalur madzhab Ahlulbait as atau jalur madzhab Ahlussunnah, setan-setan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup.

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ ، وَفُتِحَتْ أَبُوَابُ الجَّنَةِ ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ

Rasulullah Saw bersabda: “Ketika masuk bulan Ramadlan maka syaitan-syaitan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup,” (HR Bukhari dan Muslim).

أَبْوَابَ النِّيرَانِ مُغَلَّقَةٌ فَاسْأَلُوا رَبَّكُمْ أَنْ لَا يُفَتِّحَهَا عَلَيْكُمْ وَ الشَّيَاطِينَ مَغْلُولَةٌ فَاسْأَلُوا رَبَّكُمْ أَنْ لَا يُسَلِّطَهَا عَلَيْكُمْ


Rasulullah Saw bersabda:

Pintu neraka tertutup maka mohonlah kepada tuhanmu agar tidak membukanya untuk kalian, setan-setan terbelenggu maka mohonlah kepada tuhanmu agar tidak melepaskannya untuk menggoda kalian.(wasail as-Syiah 10/313)


Lantas bagaimana maksud hadits di atas? Banyak para ulama mengajukan penjelasan soal makna hadits tersebut..

Setidaknya ada dua penjelasan yang diajukan para ulama tentang makna sabda Rasulullah saw di atas.

Pertama
ulama yang memahami secara tekstual, Pintu surga dibuka, dan setan dibelenggu dipahami dalam pengertian yang sebenarnya (al-haqiqi) sehingga intensitasnya dalam menggoda manusia berkurang pada bulan Ramadhan dibanding dengan bulan lainnya.

Namun pertanyaan nya, mengapa masih banyak orang-orang yg bermaksiat pada bulan ramadhan?

Para ulama menjawab, sesungguhnya kemaksiatan yg dilakukan oleh seseorang itu akan selalu membekas dalam diri manusia dan akan selalu menyerukan manusia untuk selalu bermaksiat bahan pada bulan ramadhan.

Kedua
 memahami secara majazi. Dalam konteks ini dibukanya pintu-pintu surga dipahami bahwa Allah SWT membuka pintu-Nya dengan amal perbuatan yang dapat mengantarkan hamba-Nya ke surga seperti shalat, puasa, dan tadarus Al-Qur`an. Karena jalan menuju surga di bulan Ramdhan lebih mudah dan amal-perbuatan tersebut lebih cepat diterima. Begitu juga maksud ditutupnya pintu neraka adalah mencegah mereka dari kemaksiatan dan perbuatan-perbuatan yang mengantarkan ke neraka.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa mengingat sedikitnya siksaan Allah kepada hamba-hamba akibat perbuatan buruk mereka, maka Allah melewatkan (memaafkan) perbuatan-pebuatan itu dari beberapa kaum dengan berkah bulan Ramadhan, memberikan ampunan kepada orang yang berbuat keburukan karena adanya orang yang berbuat kebajikan, serta mengampuni pelbagai kesalahan. Inilah makna tertutupnya pintu neraka.


Wallahu a’lam
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: