Ketika Sayidah Sukainah jatuh Dari unta

Dalam kitab Misbahul Haramain diceritakan bahwa pada suatu malam Sukainah terkenang hari-hari masa bahagianya bersama ayahnya , kini ia melihat dirinya dalam keadaan menyedihkan ia pun menangis tersedu-sedu.

Seorang tentara Yazid berteriak " Diamlah ! Suara tangisanmu menggangguku "

Sukainah tidak berhenti menangis malah suara tangisannya semakin keras

Tentara itu menghardik " Diamlah hai putri orang asing "

Sukainah berkata " sungguh sedih dan pilu deritamu hai ayah mereka membunuh mu dan kemudian menyebutmu orang asing "

Tentara itu memegang tangan Sukainah dan melemparkannya dari unta hingga Sukainah jatuh pingsan, ketika sadar ia mendapati rombongan telah tiada kemudi dia pingsan lagi.

Tombak pembawa kepala imam Husein as jatuh ke tanah sekelompok pasukan berkumpul Namun mereka tidak bisa mengangkat tombak itu dari atas tanah.

Mereka memberitahu hal itu kepada Umar bin Sa'ad [ seharusnya Umar bin Sa'ad tidak ada karena dia tidak keluar dari Kufah sepertinya yang dimaksud adalah syimir atau Zahr bin Qais ]

Umar bin Sa'ad berkata " beritahu Ali bin Husein tentang hal ini "

Imam sajjad as berkata " katakan kepada bibiku agar menghitung jumlah anak anak karena aku khawatir adalah seorang anak yang tertinggal "

Sayidah Zainab as memanggil tiap-tiap anak Namun ia Idak mendengar jawaban dari Sukainah, Syarifah Zainab as turun dari untanya ia pergi mencari Sukainah mengikuti jalan yang tadi ditinggalkan rombongan , Hingga dia tiba di suatu tempat.

Disana ia melihat seorang wanita yang sedang memeluk dan membelai Sukainah.

Sayidah Zainab as bertanya " siapa engkau ? "

Wanita itu menjawab " Aku ibumu, Fathimah " [ Gunjineh-e Gahr halaman 147 ]

Sumber : Mega tragedi

0 Comments


EmoticonEmoticon