Ibadah para imam suci Ahlulbayt as [ seri kedelapan ]


 Ibadah Imam Ali Ridha

Seperti datuknya, Amirul Mukminin as, Imam Ridha as juga menunaikan salat seribu rakaat dalam sehari semalam Beliau menyelesaikan salat-salatnya beberapa saat setelah tengah hari dan sampai waktu matahari terbenam. Hampir semua waktunya beliau habiskan di atas sajadah.

Namun demikian beliau tetap sangat bijaksana dan penuh tafakur Setelah menyelesaikan salat subuh beliau tekun dalam membaca doa dan munajat serta memperpanjang zikirnya sampai pagi hari. Setelah itu beliau bersujud syukur sampai tengah hari. Kemudian beliau memberikan nasihat dan maklumat serta kembali ke atas sajadahnya untuk melaksanakan salat zuhur. Beliau menunaikan salat nawafil sampai matahari mulai condong dari puncaknya. Setelah salat zuhur beliau memperpanjang bacaannya dan setelah itu melakukan sujud syukur. Beliau membaca: Terimakasih Allah (Syukran Lillah) sebanyak seratus kali.

Ibadah seperti ini terus berlangsung sampai tengah malam. Beliau tidur sebentar dan setelah itu bangun untuk menunaikan salat tahajud.

Makmunberusaha sepenuhnya untuk melibatkan Imam dalam berbagai urusan pemerintahan tetapi bagaimanabisa dia melakukannya? Suatu hari Makmun berkata, "Wahai putra Rasulullah. Aku khawatir Anda mati karena ibadah yang berlebihan."

Imam menjawab, "Kematian seperti ini adalah keberhasilan abadi"

Makmun berkata, "Dosa apakah yang telah Anda perbuat sehingga siang dan malam Anda berdoa memohon ampunan?"

Imam menjawab, "Bukan untuk pengampunan dosa, tetapi untuk bersyukur atas Karunia-Nya. Ini karena tuntutan penghambaanku.

Sumber : mencontoh para wali hal.166-167, oleh Mz Hasan Amruhi

0 Comments


EmoticonEmoticon