Ibadah para imam suci Ahlulbayt as [ seri keenam ]

Ibadah imam Ja'far Shadiq

Orang heran melihat kemuliaan ibadahnya. Suatu ketika Abu Hanifah keheranan melihat beliau sedang salat.

Setelah salat Imam as selesai, Abu Hanifah berkata, "Wahai Aba Abdillah. Betapa menyiksanya salat Anda."

Imam menjawab, "Tidakkah Anda tahu bahwa di antara semua amal ibadah, salat adalah sebaik-baik perkara yang mendekatkan kepada-Nya?"

Imam Ja'far Shadiq selalu memanjangkan bacaannya ketika rukuk dan sujud sehingga kadang-kadang beliau membacanya lebih dari enam puluh kali.

Perawi berkata Suatu hari aku pergi menemui Imam untuk menanyakan sesuatu darinya. Aku mendapatinya sedang bersujud di dalam Mesjid Nabi. Aku pun duduk di dekatnya sambil berpikir, bila beliau selesai salat aku dapat menanyakan pertanyaan kepadanya.

Imam memperpanjang sujudnya hingga aku terus bertahan duduk di sana Aku memikir kan beberapa gagasan yang entah bagaimana menyampai-kannya. Lalu aku putuskan saja bersujud dan membaca bacaan sujud keras-keras sehingga Imam akan mendengar suaraku dan menyudahi salatnya. Ketika aku membacanya lebih dari 360 kali, aku baru sadar bahwa Imam telah menyelesaikan salatnya. Aku juga selesai dan bertanya kepada Imam as, 'Tuanku, jika demikian tingkat salatmu, bagaimana nilai dari salat kami?'

Beliau berkata, 'Kurang lebih, keduanya diterima dari Syiah (pengikut) kami."

Suatu hari Imam sedang melewati kebun buah-buaharn di Kufah. Setelah beberapa saat berjalan, beliau duduk di bawah pohon kurma. Di sana beliau berwudu dan setelah itu salat. Beliau memperpanjang bacaan sujudnya sampai lebih dari lima ratus kali.

Sumber : mencontoh para wali hal.163-164, oleh Mz Hasan Amruhi

0 Comments


EmoticonEmoticon