Ibadah para imam suci Ahlulbayt as [ seri kesembilan ]


Ibadah Imam Muhammad jawad at-Taqi

Ibadah Imam Muhammad Taqi as tidak sesaat pun tanpa mengingat Allah atau berzikir. Suatu ketika beliau pergi haji. Melihat begitu kuatnya beliau beribadah, para jamaah haji keheranan. Waktu itu Muktasim juga ikut dalam rombongan tersebut. Para pejabatnya bercerita
kepadanya mengenai ibadah Imam Muhammad Taqi as dan keikhlasan serta kerendahan hatinya di dalam salat.

Mereka berkata, "Kami tidak pernah melihat orang yang lebih saleh darinya."

Sepanjang malam Imam menangis dalam berzikir dan ketika ada orang yang menahannya dari meratap, beliauberkata, "Bila aku menyembah Yang Mahakuasa seolah aku berada di hadapan-Nya, sementara Anda memintaku untuk menguranginya?"

Bukti penting mengenai ibadahnya yang kuat adalah bahwa istrinya - Ummul Fadhl- putri khalifah Makmun menulis surat berisi keluhan kepada ayahnya: Engkau telah menikahkan aku dengan seseorang yang sepanjang malamnya berdiri di ruang salat dan sepanjang siangnya berpuasa. Dia tidak menyukai kecantikan dan juga perhiasan dan tidak ada kesenangan dan kemewahan di dalam rumahnya. Putri-putri para raja tidak bisa menghabiskan usianya bersama pertapa-pertapa semacam ini.

Sumber : mencontoh para wali hal.167-168, oleh Mz Hasan Amruhi

0 Comments


EmoticonEmoticon