Tiga Orang Yang Termasuk Tamu Allah


يَا عَلِيُّ ثَلَاثَةٌ مِنْ خَلَلِ اللّٰهِ : رَجُلٌ زَارَ أَخَاهُ الْمُؤْمِنَ فِيْ اللّٰهِ فَهُوَ زَوْرُ اللّٰهِ وَ حَقٌّ عَلَى اللّٰهِ أَنْ يُكْرِمَ زَوْرَهُ وَ يُعْطِيَهُ مَا سَأَلَ وَ رَجُلٌ صَلَّى ثُمَّ عَقَّبَ إِلَى الصَّلَاةِ الْأُخْرَى فَهُوَ ضَيْفُ اللّٰهِ وَ حَقٌّ عَلَى اللّٰهِ أَنْ يُكْرِمَ ضَيْفَهُ وَ الْحَاجُّ وَ الْمُعْتَمِرُ فَهُمَا وَفْدُ اللّٰهِ وَ حَقٌّ عَلَى اللّٰهِ أَنْ يُكْرِمَ وَفْدَهُ

Wahai Ali ! Tiga orang termasuk tamu Allah yaitu orang mengunjungi saudaranya karena Allah Dia termasuk peziarah Allah dan Allah wajib memuliakan peziarah Nya dan memberi apa yang dimintanya, orang yang selesai shalat membaca ta'qib (wirid) hingga masuk waktu shalat berikut nya. Dia termasuk tamu Allah dan Allah wajib memuliakan Tamu Nya, orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah. keduanya adalah orang yang datang kepada Allah dan Allah wajib memuliakan orang orang yang datang kepada Nya

Sumber: Tuhaf Al-'Uqul

0 Comments


EmoticonEmoticon