Khotbah Nabi saw Tentang Pahala dan Siksa bagi Umatnya Yang membela atau Membunuh Imam Husein a.s.


Oleh ust Muhammad Taufiq Ali Yahya

 Pada kesempatan lainnya beliau berpidato sambil mencucurkan air mata.

Beliau bersabda, "Wahai kaum muslimin sekalian, aku tinggalkan untuk kalian dua pusaka, Kitabullah dan ithrahku, keluargaku. Keduanya tidak akan saling berpisah sampai bersama-sama menemuiku kelak di telaga surga. Ingatlah bahwa aku selalu menunggu mereka berdua. Aku tidak pernah mengharapkan sesuatu dari kalian kecuali apa yang Allah perintahkan kepada kalian untuk selalu mencintai keluargaku.

Hati-hatilah! Jangan sampai kalian menemuiku di telaga surga nanti dalam keadaan membenci keluargaku, menzalimi atau bahkan membunuh mereka! Ingatlah bahwa kelak di hari kiamat akan ada tiga bendera umatku yang dihadapkan kepadaku.

Bendera pertama berwarna hitam pekat yang membuat para malaikat murka. Ketika sampai dihadapanku, aku bertanya, "Siapakah kalian?" Saat itu mereka lupa padaku dan menjawab, "Kami adalah orang-orang Arab yang mengesakan Tuhan." Kepada mereka kukatakan, "Aku adalah Ahmad, nabi bangsa Arab dan Ajam."

"Kalau begitu kami adalah sekelompok dari umatmu, wahai Ahmad," kata mereka selanjutnya. Aku bertanya lagi,"Apa yang kalian perbuat terhadap keluargaku, ithrahku dan kitab suci Tuhanku, sepeninggalku?" Merekapun menjawab, "Kitabullah telah kami campakkan dan keluargamu telah kami usahakan untuk melenyapkan mereka dari muka bumi."

Mendengar itu aku segera memalingkan muka dari mereka. Mereka lalu pergi dalam keadaan kehausan yang mencekik leher dan wajah yang hitam lebam.

Bendera kedua yang berwarna lebih hitam dari yang pertama datang. Kepada mereka aku bertanya, "Apa yang kalian perbuat terhadap dua pusaka peninggalanku baik besar maupun yang kecil, kitabullah dan keluargaku ?" Mereka menjawab, "Kami telah menentang pusakamu yang besar. Adapun pusakamu yang kecil, mereka telah kami hinakan dan kami bantai."Segera kuhardik mereka,"Enyahlah kalian dari hadapanku !" Mereka pergi meninggalkanku padahal rasa dahaga sangat mencekik leher mereka dan wajah mereka menjadi berwarna hitam pekat.

Kemudian bendera ketiga datang dengan memancarkan cahaya. Kepada mereka aku bertanya, "Siapakah gerangan kalian?" Mereka menjawab, "Kami adalah pengikut agama tauhid dan orang-orang yang bertaqwa. Kami adalah umat Muhammad saw. Kami pengikut kebenaran di akhir zaman. Kami telah mengemban amanat Kitabullah. Segala apa yang dinyatakan halal olehnya kami halalkan dan yang diharamkannya kami haramkan. Kamipun mencintai keturunan Nabi Muhammad saw. Kami menolong dan membantu mereka dalam semua hal, seperti yang kami lakukan untuk diri kami sendiri dan kami perangi orang-orang yang memusuhi mereka."

Akupun berkata kepada mereka,"Bergembiralah kalian! Aku Muhammad, nabi kalian. Di dunia kalian benar-benar telah melakukan apa yang kalian katakan tadi." Selanjutnya aku mempersilahkan mereka untuk meminum air telaga itu, hingga mereka pergi dalam keadaan kenyang dan gembira. Lalu mereka masuk ke dalam surga dan kekal di dalamnya."

0 Comments


EmoticonEmoticon