Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih?


Oleh ust Muhammad Taufiq Ali Yahya

 Allah berfirman:-

فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠-

_“Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.”_
(Thaha 40)
فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣-

_“Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati”_
(Al-Qashas 13)
أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١-

_“Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.”_
(Al-Ahzab 51)

فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤-
_Maka dia (Jibril) berseru kepadanya (maryam) dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.”_
(Maryam 24)
وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧-

_“Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.”_
(Al-Qashas 7)

Semua ayat diatas berbicara perihal wanita, khususnya para ibu, Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ibu..) tidak bersedih”. Kenapa seakan Allah tidak ingin melihat ada ibu yang bersedih?

Ayat-ayat diatas ingin menyampaikan bahwa kesedihan wanita khususnya ibu itu begitu dalam dan rasa sakitnya begitu besar. Mereka tidak mampu menanggungnya sendiri.

Ketika seorang wanita bersedih, hatinya akan meleleh
Karena itu…
Jangan sampai kita patahkan hati ibu walau hanya dengan satu kata, walau dengan menolak permintaannya, walau dengan mengacuhkannya.

Bukankah Rasulullah pernah bersabda:-
Tidak ada yang memuliakan wanita kecuali orang mulia.
Dan tidak ada yang merendahkan mereka kecuali orang yg hina.

_Surga Ada di bawah telapak kaki Ibu_🌹

0 Comments


EmoticonEmoticon