75 Masalah Islam dalam 440 Hadis


Oleh Ust Muhammad Taufiq Ali Yahya

1. Mengenal Allah, Keagungan dan Kemuliaannya (9 Hadis)

1- قَالَ اْلإِمَامُ السَّجَّادُ (ع): اَلْحَمْدُ اللهِ وَالْحَمْدُ حَقُّهُ كَمَا يَسْتَحِقُّهُ جَمْدًا كَثِيْرًا وَاَعُوْذُ بِهِ مِنْ شَرِّ نَفْسِى إِنَّ النَّفْسَ لأَمَّارَةٌ بِالسُّوَءِ اِلاَّ مَارَحِمَ رَبِّى وَاَعُوْذُ بِهِ مِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ الَّذِى يَزِيْدُنِى ذَنْبًا اِلَى ذَنْبِى وَاَحْتَرِزُبِهِ مِنْ كُلِّ جَبَّارٍ فَاجِرٍ وَسُلْطَانٍ جَائِزٍ وَعَدُوٍّ قَاهِرٍ اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ جُنْدِكَ فَاِنَّ جُنْدَكَ هُمُ الْغَالِبُوْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ حِزْ بِكَ فَاِنَّ حِزْبَكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ وَاجْعَلْنِى مِنْ اَوْلِيَائِكَ فَاِنَّ اَوْلِيَائَكَ لاَخَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَهُمْ يَحْزَنُونَ. اَللَّهُمَّ اَصْلِحْ لِى دِيْنِى فَاِنَّهُ عِصْمَةُ اَمْرِى وَاَصْلِحْ لِى اَخِرَتِي فَاِنَّهَا دَارُ مَقَرِّى وَاِلَيْهَا مِنْ مُجَاوَرَةِ اللِّئَامِ مَفَرِّى وَاجْعَلِ الْحَيوَةَ زِيَادَةً لِى فِي كُلِّ خَيْرٍ وَالْوَفَاةَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ  وَتَمَامِ عِدَّةِ الْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ وَاَصْحَابِهِ الْمُنْتَجَبِيْنَ وَهَبْ لِى ثَلاَثًا لاَتَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ غَمًّا اِلاَّ اَذْهَبْتَهُ وَلاَ عَدُوًّا اِلاَّ دَفَعْتَهُ بِبِسْمِ اللهِ خَيْرِ اْلاَسْمَاءِ بِسْمِ اللهِ رَبِّ اْلاَرْضِ وَالسَّمَاءِ ... (بحار الانوار/90|187 وملحقات الصحيفة السجادية/572)

1. Diriwayatkan dari Imam Ali Zainal Abidin As-Sajjad a.s. : ”Segala puji bagi Allah. Segala puji hanya milik-Nya. Puja dan puji yang melimpah. Aku berlindung dari kejelekan nafsuku, Sesungguhnya nafsu selalu mengajak kepada kejahatan, kecuali orang yang dikasih Tuhanku.
Dan aku berlindung kepada-Nya dari kejahatan syetan yang senantiasa menambah dosa di atas dosaku, dan aku bentengi diriku dengan-Nya dari segala penguasa yang jahat, dari para durhaka dan musuh yang bejat.

Ya Allah! Jadikanlah aku tergolong dalam bala tentara-Mu, karena sesungguhnya mereka adalah golongan yang selalu menang, dan jadikanlah aku tergolong dari kekasih-kekasih-Mu, karena mereka adalah kelompok yang tidak pernah takut dan tidak pernah susah.
2

Ya Allah! Perbaikilah agamaku, sesungguhnya ia adalah penjagaan atas urusanku, dan perbaikilah akheratku, karena sesungguhnya ia adalah tempat abadiku dan kepadanya aku akan pergi untuk meninggalkan orang-orang yang durhaka, jadikanlah hidupku dalam segala kebaikan yang selalu bertambah, dan matiku suatu kesenangan karena terpelihara dari segala kejahatan.

Ya Allah! Curahkan sholawat atas Nabi Muhammad penutup para Nabi, dan penyempurna para Rasul, dan kepada keluarganya yang baik dan suci, juga kepada sahabat-sahabat pilihannya. Dan bedakan kepadaku tiga perkara:

Jangan Engkau tinggalkan suatu dosa bagiku kecuali telah Engkau ampuni.

Jangan pula Engkau tinggalkan kesusahan padaku kecuali telah Engkau hilangkan dariku.

Dan jangan pula Engkau tinggalkan satu musuh kecuali Engkau telah menolak dariku. Dengan Nama Allah sebaik-baik nama, dan dengan nama Allah pemelihara bumi dan langit. (Biharul anwar 90 : 187)

2- قَالَ رَسُولُ اللهِ (ص): اَيُّهَا النَّاسُ اِنَّهُ لاَنَبِىَّ بَعْدِى، وَلاَ اُمَّةَ بَعْدَكُمْ، اَلاَ فَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ، وَصَلُّوا خَمْسَكُمْ، وَصُومُوا شَهْرَكُمْ، وَحُجُّوا بَيْتَ رَبِّكُمْ، وَاَدُّوا زَكَوةَ اَمْوَالِكُمْ، طِيْبَةً بِهَا اَنْفُسُكُمْ، وَاَطِيْعُوا وُلاَةَ اَمْرِكُمْ تَدْخُلُوا جَنَّةَ رَبِّكُمْ. {الخصال/322}.

2. Bersabda Rasul saaw: “Wahai  manusia, Sesungguhnya tiada  Nabi sesudahku, dan tiada ummat sesudahmu, Ingatlah! Sembahlah Tuhanmu, lakukanlah Sholat lima waktumu, Puasalah di bulan puasamu, dan berhajilah dirumah Tuhanmu, tunaikanlah zakat hartamu sebagai penyucian atas dirimu, dan taatlah kepada para pemimpin urusanmu, kalian akan masuk kedalam Syurga”. Tuhanmu. (Al-Khishal 223)

3- قَالَ اْلاِمَامُ اَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلِىٌّ (ع): عِظَمُ الْخَالِقِ عِنْدَكَ يُصَغِّرُ الْمَخْلُوقَ فِيْ عَيْنِكَ. (نهج البلاغة الكلمات القصار 129).

3. Diriwayatkan dari Imam Ali Amirul mukminin a.s. : “Keagungan Tuhan (sang pencipta) disisimu membuat kecil semua makhluk dalam pandanganmu” (Nahjul-Balaghoh 129).

4- قَالَ اْلاِمَامُ اَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلِىٌّ (ع): طُوبَى لِمَنْ اَخْلَصَ لِلَّهِ عَمَلَهُ وَعِلْمَهُ، وَحُبَّهُ وَبُغْضَهُ وَاَخْذَهُ وَتَرْكَهُ وَكَلاَمَهُ وَصَمْتَهُ وَفِعْلَهُ وَقَوْلَهُ. {بحار الانوار/77/289}.

4. Diriwayatkan dari Imam Ali Amirul Mukminin a.s.: “Berbahagialah orang yang ikhlas kepada Allah dalam amalnya, ilmunya, cintanya, marahnya, tindakannya, perbuatan dan perkataannya”. (Biharul Anwar77/289)

5. قَالَ اْلاِمَامُ الصَّادِقُ (ع): اَلْقَلْبُ حَرَمُ اللهِ فَلاَتُسْكِنْ حَرَمَ اللهِ غَيْرَاللهِ. {بحار الانوار/70|/ 25}.

5. Diriwayatkan dari Imam Ja’far As-Sadiq a.s.: “Hati adalah tempat suci Allah, janganlah engkau menempatkan sesuatu dalam tempat suci Allah, selain Allah SWT”. (Biharul Anwar 70 / 25)

6. قَالَ اْلاِمَامُ الصَّادِقُ (ع): شِيْعَتُنَا الَّذِيْنَ اِذَا خَلَوا ذَكَرُوا اللَه كَثِيْرَا. {بحار الانوار/ 93/ 162}.

6. Diriwayatkan dari Imam  Ja’far As-Sadiq a.s. : “Pengikut kami adalah mereka bila dalam kesunyiannya banyak berzikir kepada Allah”. (Biharul Anwar 93 / 162)

7- قَالَ اْلاِمَامُ الْبَاقِرُ(ع): لاَوَاللهِ مَااَرَادَ اللهُ تَعَالَى مِنَ النَّاسِ اِلاَّخَصْلَتَيْنِ: اَنْ يُقِرُّوا لَهُ بِالنِّعَمِ فَيَزِيْدَهُمْ بِالذُّنُوْبِ فَيَغْفِرَهَا لَهُمْ. {الكاف/2/ 426}

7. Diriwayatkan dari Imam Muhammad Al-Baqir a.s. : “Tidak, Demi Allah, Tidaklah Allah berkehendak kecuali dua perkara : Hendaknya mengakui segala kenikmatan, maka Allah akan menambah kepadanya, dan mengakui akan dosa-dosa, maka Allah akan mengampuninya”. (Al-Kafi 2/ 426)

8. قَالَ اْلاِمَام الْحُسَيْنُ (ع): اِنَّ اللهَ جَلَّ ذِكْرُهُ مَاخَلَقَ الْعِبَادَ اِلاَّ لِيَعْرِفُوهُ  فَاِذَا عَرَفُوهُ عَبَدُوهُ، فَاِذَا اِسْتَغْنَوْا بِعِبَادَتِهِ عَنْ عِبَادَةِ مَاسِوَاهُ. {سفينة البحار/2/180}.

8. Diriwayatkan dari Imam Husain a.s. : “Sesungguhnya Allah yang Maha Agung, tidaklah menciptakan hamba-hamba, kecuali agar mereka mengenal-Nya, dan bila mereka telah mengenal-Nya mereka menyembah-Nya, dan bila mereka telah menyembah-Nya, mereka telah merasa cukup dengan ibadahnya dari penyembahan terhadap selain-Nya”. (Safanah Al-Bihar 2 / 180)

9. قَالَ اْلاِمَامُ اَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلِىٌّ (ع): لاَيُهْلَكُ مُؤْمِنٌ بَيْنَ ثَلاَثِ خِصَالٍ: شَهَادَةُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَشَفَاعَةُ رَسُولِ اللهِ، وَسِعَةُ رَحْمَةِ اللهِ. {سفينة البحار/517}.

9. Bersabda Imam Ali Zainal Abidin a.s. : “Tidak akan celaka orang mukmin karena tiga perkara; Kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah yang maha tunggal dan tidak ada sekutu baginya, dan syafaat Rasulullah, dan ke-Maha-luasan rahmat Allah”. (Safanah Al-Bihar 517)

0 Comments


EmoticonEmoticon