147 petuah Rasulullah Saww kepada Abu Dzar bag (2)


11. Wahai Abu Dzar, aku tidak melihat sesuatu seperti api neraka dan surga orang yang lari darinya (neraka) malah tertidur, orang yang menginginkannya (surga) pun tertidur.

12. Wahai Abu Dzar, jadilah orang yang lebih pelit atas umurmu dibanding dirham dan dinarmu.

13. Wahai Abu Dzar, apakah kalian menanti kekayaan yang merusak atau kemiskinan yang membuat lupa (Tuhan), atau sakit yang merusak, atau Ketuaan yang menghalangi (pekerjaan dan kegiatan) ataukah kematian yang cepat datang, atau keburukan yang tersembunyi, ataukah kiamat yang ditunggu dan kiamat lebih mengerikan dan lebih pahit

14. Wahai Abu Dzar, seburuk-buruk posisi manusia di sisi Allah adalah si alim yang  tidak bisa menggunakan imunya. Siapa yang mencari ilmu untuk memalingkan wajah-wajah manusia kepadanya, ia tidak akan mencium bau surga.

 Wahai Abu Dzar, siapa yang mencari imu untuk menipu manusia, ia tidak akan mendapatkan bau surga.

Wahai Abu Dzar, kalau engkau ditanya tentang ilmu dan engkau tidak tahu, maka katakan aku tidak tahu, sehingga selamat dari akibatnya dan jangan memberi fatwa kepada manusia atas apa yang engkau belum miliki ilmunya, maka engkau akan selamat dari siksa Allah di hari kiamat.

Wahai Abu Dzar, penduduk surga mengamati penduduk neraka mereka berkata, "Apa yang memasukkan kalian ke dalam neraka? Kami masuk surga dengan keberkatan didikanmu dan ajaran ajaranmu" Penduduk neraka berkata Kami memerintahkan kebaikan tapi Kami tidak melakukannya

15. Wahai Abu Dzar, Hak-hak Allah Pujiannya lebih agung daripada apa yang bisa ditunaikan seorang hamba, dan nikmatnya lebih besar daripada apa yang bisa dihitung seorang hamba Karena itu jadilah kalian orang-orang yang bertaubat di sore dan pagi hari.

16. Wahai Abu Dzar kalian berada dalam perjalanan malam dan perputaran siang dengan waktu yang singkat dan amal-amal yang dicatat, dan kematian yang datang dengan tiba-tiba Siapa yang menanam kebaikan dengan segera ia akan memanen kebaikan, dan siapa yang menabur keburukan ia akan memanen penyesalan. Untuk setiap pemanen akan mendapatkan apa yang ia panen.

17. Wahai Abu Dzar, keuntungan seseorang yang lambat tidak bisa dipercepat perolehannya, dan orang yang tamak tidak bisa mendapatkan apa yang belum ditakdirkan untuknya, dan siapa yang diberi kebaikan maka Allah yang memberinya, dan yang dijaga dari keburukan maka Allah yang menjaganya.

18. Wahai Abu Dzar, orang yang bertakwa adalah pemimpin, dan para fukaha adalah pembimbing, bergaulah dengan mereka sebagai nilai tambah Sesungguhnya orang mukmin melihat dosanya seperti ada di bawah batu yang ia khawatirkan akan menimpanya, dan orang kafir itu melihat dosanya seperti lalat yang lewat di depan hidungnya.

19. Wahai Abu Dzar, sesungguhnya Allah jika menginginkan kebaikan untuk hamba-Nya Ia membuat dosanya seperti nampak ada di depan matanya, dosa baginya terasa berat. Dan kalau Ia menghendaki keburukan bagi hamba-Nya Ia membuatnya lupa akan dosa

20. Wahai Abu Dzar, jangan melihat kepada kecilnya kesalahan tapi lihat kepada siapa engkau bermaksiat

0 Comments


EmoticonEmoticon