kenapa kakekmu ali as disebut sebagai pembagi surga dan neraka


Tamim bin Abdulah bin Tamim Qurasyi meriwayatkan bahwa ayahnya meriwayatkan dari Ahmad bin Ali Anshari, bahwa Abu Shalt Harawi berkata, "Suatu hari Khalifah Makmun berkata kepada Ali Ridha as, "Wahai Abul Hasan Ali Ridha! Katakan padaku, mengapa kakekmu Ali-Amirul Mukminin as menjadi orang yang membagi surga dan neraka. Apa yang dimaksud dengan ini? Aku telah berpikir banyak tentang hal ini. Kemudian Ali Ridha as berkata kepadanya, Wahai Amirul Mukminin (yaitu Khalifah Makmun)! Apakah itu tidak diriwayatkan oleh ayahmu, dari nenek-moyangmu, dari Abdullah bin Abbas yang telah mengatakan bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda, 'Mencintai Ali sama dengan iman, dan membenci dirinya - sama dengan kekafiran. Makmun berkata, 'Ya. Kemudian Ali Ridha as  menambahkan, 'Oleh karena itu, dia adalah orang yang membagi surga dan neraka karena mencintainya sama dengan iman, dan membencinya sama dengan kekafiran.'Lalu Makmun berkata, 'Wahai Abul Hasan (Ali Ridha as)  Semoga Allah tidak membiarkan aku hidup setelahmu! Aku bersaksi bahwa engkau adalah pewaris ilmu Rasulullah saw."

Abu Shalt (Harawi) menambahkan, "Ketika Ali Ridha as kembali ke rumah, aku pergi untuk menemui beliau as dan berkata, Wahai putra Rasulullah! Betapa menyenangkannya Anda ketika menanggapi pertanyaan Amirul Mukminin (Makmun) tadil! Ali Ridha as berkata, "Wahai Abu Shalt Aku  menjawabnya dengan menggunakan cara yang sama seperti yang dia pikirkan. Aku mendengar ayahku as menceritakan dari para datuknya as, dari Ali as bahwa Rasulullah saw " bersabda kepadanya, Wahai Ali: Kamu  adalah orang yang membagi surga dan neraka pada Hari Kiamat. Kamu akan memerintahkan neraka supaya melepaskan sebagian [orangl dengan mengatakan bahwa sebagian mereka adalah milikmu, dan mengatakan kepada neraka bahwa sebagian [orangl yang lain agar ditangkap olehnya karena mereka miliknya."


Sumber : 'Uyun al-Akhbar al-Ridha as Bab 32 hadis ke-30 halaman 220-222

0 Comments


EmoticonEmoticon