500 ayat untuk Ali bin Abi Thalib as bagian 15



SURAT AL-NAHL


Allah menjadikan Ali dan keluarganya sebagai tanda-tanda hidayah dengan firman-Nya:

وَعَلَامَاتٍ ۚ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
Dan tanda-tanda penunjuk jalan dan mereka mendapat petunjuk dengan bintang-bintang. [1]

النَّجْمُ الثَّاقِبُ
Bintang yang cahayanya menembus. [2], [3]

Allah menyebut Ali sebagai kenikmatan, dan musuh-musuhnya sebagai kebatilan serta pengikut mereka sebagai orang kafir:

Apakah mereka beriman kepada kebatilan dan kafir kepada nikmat Allah. [4]

Yaitu, mereka mengikuti musuh-musuh Ali yang berada dalam kebatilan dan berpaling dari Ali, yang merupakan karunia dan nikmat Allah untuk hamba-hamba-Nya.

Allah akan memberikan azab yang berlipat kepada musuh- musuhnya:

الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ زِدْنَاهُمْ عَذَابًا فَوْقَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يُفْسِدُونَ

Orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah, yaitu Ali, [5] maka Kami akan menambah azab di atas azab mereka, karena telah melakukan kerusakan di muka bumi, [6] dengan cara menghalangi manusia menuju kebenaran dan membawa mereka kepada kebatilan.

Allah lalu menunjukkan perintah dan larangan-Nya kepada hamba-hamba-Nya:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ
Sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan dan kebaikan; keadilan adalah Nabi saw dan kebaikan adalah walinya, [7]

وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ
dan memberi kepada kerabat Nabisaw, yaitu al-Zahra dan keturunannya, dan melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. [8]

Allah memerintahkan manusia untuk setia kepada wali-Nya:

وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللَّهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ
Dan tunaikanlah perjanjian dengan Allah bila kalian berjanji.

Kemudian Allah memperingatkan mereka untuk tidak melanggar perjanjian dengan Allah :

وَلَا تَنْقُضُوا الْأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيدِهَا
Dan janganlah kalian melanggar sumpah-sumpah kalian setelah meneguhkannya, [9] di Hari al-Ghadir saat berbaiat kepada Ali.

Allah berfirman:

وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا
Dan janganlah kalian menjadi seperti wanita yang menguraikan benang yang telah dipintalnya dengan kuat. [10]

Yakni, kalian berbaiat kepada Ali, lalu melanggarnya. ini merupakan kecaman terhadap orang yang berbaiat kepada Ali di Hari al-Ghadir, lalu melanggarnya.

Allah lalu menekankan ancaman-Nya lebih tegas lagi:

وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ
Dan janganlah kalian jadikan sumpah-sumpah kalian sebagai alat penipu di antara kalian.

Yakni, kalian berbaiat dengan tangan dan lisan, tetapi hati kalian mengingkarinya:

فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا
Yang akan menyebabkan kaki kalian tergelincir setelah kekukuhannya." [11]

Kemunafikan akan menyebabkan kaki manusia goyah di atas shirath, sedangkan kecintaan kepada Ali dan kesetiaan kepadanya akan mengukuhkannya.

Allah akan memberikan kehidupan yang baik bagi orang yang mencintai Ali:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً
Barangsiapa melakukan amal saleh, baik lelaki atau perempuan, sementara dia adalah orang yang beriman, maka Kami akan mem- berikan kehidupan yang baik kepadanya,[12] di dunia dan akhirat.

Catatan akhir
[1] al-Nahl: 16.
[2] al-Thariq: 3.
[3] Imam al-Shadiq bertanya kepada seorang penduduk Yaman, "Apa pendapat kalian tentang bintang Zuhal?" Dia menjawab, "Bagi kami, ia adalah bintang kesialan.

Imam berkata, "Jangan berkata demikian, karena ia adalah bintang Amirul
Mukminin dan bintang para washi. Itu adalah bintang yang cahayanya
menembus, seperti yang difirmankan Allah." (Tafsir Shafi, jil. V, hal. 313.)
[4] al-Nahl: 72.
[5] Imam al-Baqir berkata, "Jalan Allah adalah wilayah Ali." (Manaqib Al Abi Thalib, jil. II, hal. 269 dan Tafsir Qummi, jil. I, hal. 388).
[6] al-Nahl: 88.
[7] Tafsir Qummi, jil. I, hal. 388
[8] al-Nahl: 90
[9] al-Nahl: 91.
[10] al-Nahl: 92.
[11] al-Nahl: 94
[12] al-Nahl: 97.

0 Comments


EmoticonEmoticon