Peradaban Islam tanpa Imam seperti Madinah tanpa Rasulullah saww



bertepatan dengan hari pengangkatan Imam Ali as di Ghadir Khum, Hujjatul Islam Sayyid Shamsamuddin Qawami dalam kajiannya menjelaskan bahwa Imam bagaikan air yang jernih, karenanya peradaban tanpa adanya Imam tidak akan ada maknanya, seperti halnya kota Madinah tanpa adanya Rasulullah saww, Madinah tanpa adanya Rasul saww adalah Yatsrib.

Tanpa adanya Rasulullah saww hanyalah sebuah kota jahiliyah yang dipimpin oleh Abu Jahal. Peradaban hakiki adalah peradaban Islam yang murni, dan tanpa adanya Imam Makshum as tidak mungkin terealisasi, oleh karena itu jika membiarkan Imam baik itu selama 25 tahun atau 1400 tahun lamanya maka kita tidak akan pernah mencapai peradaban Islam yang sesungguhnya, terangnya.

Dalam hadits disebutkan bahwa barang siapa yang tidak mengenal Imamnya maka pada hakikatnya matinya sama dengan mati dalam keadaan jahiliyah. Dengan demikian sebuah masyarakat yang tidak ada Imam di dalamnya maka akan kembali pada masyarakat jahiliyah.

Sementara masyarakat yang menjadikan Imam Makshum as sebagai pemimpinnya maka masyarakat tersebut akan menjadi masyarakat Madinah dengan adanya Rasulullah saww, demikian jelasnya.

Sumber : shabestan

0 Comments


EmoticonEmoticon