PARA IMAM MENGHIDUPKAN ORANG MATI DENGAN IZIN ALLAH BAGIAN 1



حدثنا أحمد بن محمد عن عمر بن عبد العزيز عن جميل بن دراج، قال: كنت عند أبي عبد الله (ع) فدخلت عليه إمرأة فذكرت أنها تركت ابنها بالملحفة على وجهه ميتا قال لها: لعله لم يمت فقومي فاذهبي إلى بيتك و اغتسلي و صلّي ركعتين و ادعي و قولي: يا من وهبه لي و لم يك شيئا جدد لي هبته ثم حركيه و لا تخبري بذلك.أحدا. قال: ففعلت فجاءت فحركته فإذا هو قد بكى


Ahmad bin Muhammad telah menyampaikan hadis dari Umar bin Abdul Aziz, dari Jamil bin Darraj yang berkata :

 ”Pada suatu hari , aku berada di rumah Abu Abdillah as lalu datanglah seorang wanita. Wanita itu mengabarkan bahwa putranya baru saja meninggal dunia dan dia meninggalkannya dengan wajah tertutup kain.

Beliau berkata kepada wanita tersebut, ‘Mungkin dia belum mati, kembalilah ke rumahmu lalu mandi dan kerjakanlah salat dua rakaat. Setelah itu, berdoalah dengan mengatakan, ‘Wahai Zat Yang telah memberiku tanpa pamrih, perbaharuilah pemberian-Mu kepadaku.’ Setelah selesai membaca doa tersebut, guncangkan tubuh anakmu dan jangan kabarkan berita ini kepada siapapun.’ Dia berkata,  ‘Lalu wanita tersebut melakukan apa yang diperintahkan Imam, dia mengguncangkan tubuh putranya dan seketika  itu pula putranya bangun dan menangis.’”

Sumber : Bashair Al Darajat Bab VI halm.33-34 Oleh Muhammad Bin Hasan Al Shaffar

0 Comments


EmoticonEmoticon