Doa Ziarah Tragedi Asyura (Nahiya Muqoddasah) (3)


Oleh : Ust Muhammad Taufiq Ali Yahya

Lanjutan ziarah Nahiyah Muqoddasah (tragedi karbala)

لَوَقَاكَ بِنَفسِهِ حَدَّ السُّيُوفِ ،
Lawaqôka binaf sihi haddas-suyûfi
Yang akan melindungmu dari ketajaman pedang
وبَذَلَ حَشَاشَتَهُ دُونَك لِلحُتُوف ،
Wabadzala hasyâ-syatahu dûnaka lil hutûfi
dengan tubuhnya dan mengorbankan napas terakhirnya untuk mu,
وجَاهَد بَينَ يَدَيكَ ،
Wajâhada bayna yadayka
Dan akan berjuang di samping mu,
ونَصَرَكَ عَلى مَن بَغَى عَلَيكَ ،
Wanashoroka ‘alâ man baghô ‘alayka
Dan membantumu melawan orang-orang dzalim,
وَفَدَاك بِرُوحِه وَجَسَدِهِ ،
Wa fadâka birûhihi wajasadihi
serta menebusmu dengan jiwa, tubuhnya
وَمَالِهِ وَولدِهِ ،
Wamâlihi wa waladihi
Dengan kekayaan, dan anak-anaknya,
وَرُوحُهُ لِرُوحِكَ فِدَاءٌ ،
Wa rûhuhu lirûhika fidâ un
dan yang jiwanya adalah pengorbanan untuk mu,
وَأهْلُهُ لأهلِكَ وِقَاءٌ .
Wa ahluhu li ahlika wiqô-un
dan keluarganya yang merupakan perisai bagi mu.
فَلَئِنْ أخَّرَتْني الدُّهُورُ ،
Fala-in akh-khortanid-duhûru
Namun selayaknya diriku yang telah terhalangi oleh perjalanan jarak waktu yang panjang
وَعَاقَنِي عَنْ نَصْرِكَ المَقْدُورُ ،
Wa âqonî ‘an-nash-rikal maqdûru
Dan karena ketetapan Allah yang mencegahku untuk membantumu,
وَلَمْ أكُنْ لِمَنْ حَارَبَكَ مُحَارِباً ،
Walam akun liman hârobaka muhâriban
dan karena saya tidak bisa melawan orang-orang yang memerangimu,
وَلِمَنْ نَصَبَ لَكَ العَدَاوَةَ مُناصِباً ،
Waliman nashoba lakal ‘adâwata munâshiban
dan tidak mampu memusuhi terhadap orang-orang yang memusuhi mu,
فَلأنْدُبَنَّكَ صَبَاحاً وَمَسَاءً ،
Fala andubannaka shobâhan wamasâ-an
oleh karena itu, aku akan, meratapi mu pagi dan sore hari,
وَلأبْكِيَنَّ لَكَ بَدَل الدُّمُوعِ دَماً ،
Wala abkiyanna laka badalad-dûmû i daman
dan akan menangis menggantikan darah dengan air mata,
حَسْرَةً عَلَيكَ ،
Hasrotan ‘alayka
keluar dari penderitaan daku untuk mu
وتَأسُّفاً عَلى مَا دَهَاكَ وَتَلَهُّفاً ،
Wata-assufan ‘alâ mâ dahâka watalah-huffan
dan kesedihanku atas semua yang menimpa engkau,
حَتَّى أمُوتُ بِلَوعَةِ المُصَابِ ،
Hatta amûtu bilaw-‘atil mushôbi
sampai aku menemui kematian dari rasa sakit musibah
وَغُصَّةِ الاِكْتِئَابِ .
Wa ghush-shotil ik ti-âbi
dan kesedihan tersedak.
أشْهَدُ أنَّكَ قَدْ أقَمْتَ الصَّلاةَ ،
Asy-hadu annaka qod aqomtash-sholâta
Saya bersaksi bahwa engkau telah mendirikan sholat
وَآتَيْتَ الزَّكَاةَ ،
Wa â taytaz-zakâta
membayar zakat ,
وَأَمَرْتَ بِالمَعرُوفِ ،
Wa amarta bil ma’rûfi
memeerintahkan kebaikan
وَنَهَيْتَ عَنِ المُنْكَرِ والعُدْوَانِ ،
Wanahayta ‘anil munkari wal-‘udwân
melarang kejahatan dan pelanggaran,
وأطَعْتَ اللهَ وَمَا عَصَيْتَهُ
Wa atho’tallâha wamâ ‘ashoy-tahu
Engkau menaati Allah, tidak pernah memaksiati-Nya,
وتَمَسَّكْتَ بِهِ وَبِحَبلِهِ ،
Watamassakta bihi wabihab-lihi.
dan berpegang teguh kepada-Nya dan tali-Nya.
فأرضَيتَهُ وَخَشيْتَهُ ،
Fa ardhoytahu wa khosyîtahu
Kemudian, engkau membuat-Nya bangga dan kagum,
وَرَاقبتَهُ واسْتَجَبْتَهُ ،
Wa rôqobtahu was-tajabtahu
memenuhi perhatian kepada-Nya, dan responsif terhadap-Nya,
وَسَنَنْتَ السُّنَنَ ،
Wasanantas-sunan
Engkau telah mendirikan sunnah (Nabi)
وأطفَأْتَ الفِتَنَ .
Wa ath-fa’tal fitani
memadamkan fitnah
وَدَعَوْتَ إلَى الرَّشَادِ ،
Wa da-auta ilar-rosyâdi
Engkau mengundang orang untuk kejujuran,
وَأوْضَحْتَ سُبُل السَّدَادِ ،
Wa aw dhoh-ta subulas-sadâdi
mengklarifikasi kebenaran,
وجَاهَدْتَ فِي اللهِ حَقَّ الجِهَادِ ،
Wajâhadta fillâhi haqqol jihâdi
dan benar-benar berjuang di jalan Allah.
وكُنْتَ لله طَائِعاً ،
Wakunta lillâhi thô-i-an
Engkau selalu taat kepada Allah,
وَلِجَدِّك مُحمَّدٍ ( صَلَّى اللهُ عَلَيه وَآلِه ) تَابِعاً ،
Walijadika Muhammadin sallallâhu ‘alayhi wa âlihi tâbi-an
Dan engkau merupakan pengikut kakekmu, Muhammad, saw dan keluarganya,
وَلِقَولِ أبِيكَ سَامِعاً ،
Wali qouli abîka sâmi’an
Dan memenuhi perhatian dan paggilan dari perkataan ayahmu,
وَإِلَى وَصِيَّةِ أخيكَ مُسَارِعاً ،
Wa ilâ washiyyati akhîka musâri’an
segera mengeksekusi kehendak saudara Anda,
وَلِعِمَادِ الدِّينِ رَافِعاً ،
Wali ‘imâd-dîni rôfi’an
penegak pilar agama,
وَللطُّغْيَانِ قَامِعاً ،
Walith-thugh-yâni qô-mi’an
penekan tirani,
وَللطُّغَاةِ مُقَارِعاً ،
Walith-thu ghôti muqôri’an
melawan pada orang yang melampaui batas,
وللأُمَّة نَاصِحاً ،
Walil ummati nâshihan
dan penasehat yang tulus bagi bangsa,
وفِي غَمَرَاتِ المَوتِ سَابِحاً ،
Wa fî ghomarôtil mawti sâbihan
seorang musafir dalam pergolakan fana,
ولِلفُسَّاقِ مُكَافِحاً ،
Walil fussâqi mukâ fihan
seorang pejuang yang melawan kemelaratan,
وبِحُجَجِ اللهِ قَائِماً ،
Wabihujâjil-lâhi qô-iman
dan pemelihara dari Hujjah Allah (bukti) di bumi,
وللإِسْلاَمِ وَالمُسْلِمِينَ رَاحِماً ،
Walil Islâmi wal muslimîna rôhimâ
Belas kasih terhadap Islam dan Muslim,
وَلِلحَقِّ نَاصِراً ،
Walil haqqi nâshirô
pengusung kebenaran
وَعِنْدَ البَلاءِ صَابِراً ،
Wa indal balâ-i shôbirô
Dan paling sabar dalam kesulitan,
وَلِلدِّينِ كَالِئاً ،
Waliddîni kâ li-an
pelindung bagi agama,
وَعَنْ حَوزَتِه مُرامِياً.
Wa ‘an hauzatihi murômiya.
dan pembela ajarannya.
تَحُوطُ الهُدَى وَتَنْصُرُهُ ،
Tahûthul hudâ watan-shuruhu
Engkau menjaga-jalan kebenaran dan mendukungnya,
وَتَبْسُطُ العَدْلَ وَتنْشُرُهُ ،
Watab-shutul ‘adla watan-syuruhu
menyebarkan keadilan dan mempromosikannya,
وتنْصُرُ الدِّينَ وتُظْهِرُهُ ،
Watan-shuruddîna watuzh-hiruhu
mempertahankan iman dan mewujudkannya,
وَتَكُفُّ العَابِثَ وتَزجُرُهُ ،
Watukufful ‘âbitsa wataz juruhu
Mengendalikan masa dan mencela kefasikan,
وتأخُذُ للدَّنيِّ مِنَ الشَّريفِ ،
Wata’khudzu lid-danîyya minasy-syarîf
mengambil kembali hak-hak kaum bawah dari pejabat mapan yang mencuri keadilan,
وتُسَاوي فِي الحُكْم بَينَ القَويِّ والضَّعِيفِ.
Watusâwî filhukmi baynal qowi wadhdho-îf
dan adil dalam hal arbitrase antara kaum lemah dan kuat.
كُنْتَ رَبيعَ الأيْتَامِ ،
Kunta robî’al aitâmi
Engkau musim semi kebahagiaan dari anak-anak yatim,
وَعِصْمَةَ الأنَامِ ،
Wa ‘ismatal anâm
pelindung nilai kemanusiaan,
وَعِزَّ الإِسْلامِ ،
Wa ‘izzal Islam
kemuliaan Islam,
وَمَعْدِنَ الأَحْكَامِ ،
Wa ma’dinal ahkâm
harta hukum ilahi,
وَحَلِيفَ الإِنْعَامِ ،
Wahalîfal in-âm.
Pembawa nilai kebajikan.
سَالِكاً طَرائِقَ جَدِّكَ وَأبِيكَ ،
Sâlikan torô-ika jaddika wa abîka
Anda mengejar jalur kakek dan ayahmu,
مُشَبِّهاً في الوَصيَّةِ لأخِيكَ ،
Musabbihan fil washiyyati li akhîka
Menggantikan kakak dalam kewalian dan imamah,
وَفِيَّ الذِّمَمِ ،
Wafiyyadz-dzimâm
setia kepada kewajiban Anda,
رَضِيَّ الشِّيَمِ ،
Rodhiyyasy-syiam
Memiliki sifat sopan santun yang tinggi,
ظَاهِرَ الكَرَمِ ،
Zhôhirol karôm
Perwujudan dan dari kemurahan hati,
مُتَهَجِّداً فِي الظُّلَمِ ،
Mutahajjidan fizh-zhulam
dan menghabiskan kegelapan malam dalam doa.
قَويمَ الطَّرَائِقِ ،
Qowîmath-thorô-iq
Engkau jalan lurus,
كَرِيمَ الخَلائِقِ ،
Karîmal kholâ-iq
yang paling dermawan dari penciptaan,
عَظِيمَ السَّوابِقِ ،
‘azhîmas sawâbiq
dan Anda memiliki riwayat yang cemerlang.
شَرِيفَ النَّسَبِ ،
Syarîfan nasab
Engkau keturunan manusia agung,
مُنِيفَ الحَسَبِ ،
Munîfal hasab
keturunan bangsawan,
رَفِيعَ الرُّتَبِ ،
Rofî’ar-rutob
Derajat nan tinggi.
كَثيرَ المَنَاقِبِ ،
Katsirol manâqib
Engkau memiliki karunia yang berlimpah,
مَحْمُودَ الضَّرَائِبِ ،
Mahmûdadh-dhorô-ib
sopan santun dan terpuji,
جَزيلَ المَوَاهِبِ
Jazîlal mawâhib
berlimpah di wakaf.?
حَلِيمٌ ، رَشِيدٌ ، مُنِيبٌ ، جَوادٌ ،
Halîmun, rosyîdun, munîbun, jawâdun
Engkau penyantun, tegak, selalu berserah diri kepada Allah, sertamurah hati,
عَلِيمٌ ، شَدِيدٌ ، إِمَامٌ ، شَهِيدٌ ،
‘alîmun, syadîdun, imâmun, syahîdun
berpengetahuan, kuat, Imam syahid, berduka,
أوَّاهٌ ، مُنِيبُ ، حَبِيبٌ ، مُهِيبٌ .
Awwâhun, munîbun, habîbun, muhîbun
bertobat dengan doa yang sungguh-sungguh kepada Allah  Maha Pengasih,
كُنْتَ للرَّسُولِ (صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَآلِهِ) وَلَداً ،
Kunta lirrosûli sholallâhu ‘alaihi wa âlihi waladan
Engaku adalah wali untuk Rasulullah dan Putera Nabi satu-satunya,
وَللقُرآنِ سَنَداً ،
Walil qurâni sanadan
otoritas [penyelamat] dan manifestasi Quran,
وَلِلأمَّةِ عَضُداً ،
Walil ummati ‘adhudan
dan bagi umat bangsa, merupakan dukungan.
وفي الطَّاعَةِ مُجتَهِداً ،
Wafith-thô’ati mujtahidan
Engkau bersungguh-sungguh dalam ketaatan,
حَافِظاً للعَهدِ والمِيثَاقِ ،
Hâfizhon lil’ahdi wal mîtsâq
pelindung dari perjanjian dan sumpah,
نَاكِباً عَن سُبُل الفُسَّاقِ ،
Nâqiban ‘an subulil fussâq
menjaga diri dari jalan cinta dunia,
وبَاذلاً للمَجْهُودِ ،
Wa badzilan lil majhûd
hemat tidak ada upaya dalam memenuhi tugas?,
طَويلَ الرُّكُوعِ والسُّجُودِ ،
Thoîlar rukû’i-wassujûd
lama dalam ruku dan sujud
زاهِداً في الدُّنيَا زُهْدَ الرَّاحِلِ عَنْها ،
Zâhidan fiddun-yâ zuhdar rôhili ‘anhâ
Zuhud dan menjauh dari dunia seperti seseorang yang telah mengaacuhkan dan meninggalkannya,
نَاظِراً إِلَيها بِعَينِ المُسْتَوحِشِينَ مِنْها .
Nâzhiron ilaihâ bi ‘ainil musytawhisyîna minhâ
Melihat dunia layaknya orang yang tidak butuh dan acuh,
آمَالُكَ عَنْها مَكفُوفَةٌ ،
Âmâluka ‘anhâ makfûfah
Engkau tak mengharapkan apapun di dunia ini,
وهِمَّتُكَ عَنْ زِينَتِهَا مَصْرُوفَةٌ ،
Wa himmatuka ‘an zînatihâ mashrûfah
Dan engkau berusaha untuk terus meninggalkannya,
وَأَلحَاظِكَ عَن بَهْجَتِهَا مَطْرُوفَةٌ ،
Wa al-hâzhika ‘an bahjatihâ mathrûfah,
Engkau telah kehilangan kebahagiaan di dunia ini
وَرَغْبَتِكَ فِي الآخِرَة مَعرُوفَةٌ ،
Wa roghbatika fil âkhiroti ma’rûfah
Dan kerinduan engkau untuk akhirat telah difahami,
حَتَّى إِذَا الجَورُ مَدَّ بَاعَهُ ،
Hattâ idzal jawru mudda bâ-‘ah
bahkan ketika tirani meluas,
وأسْفَرَ الظُّلْمُ قِنَاعَهُ ،
Wa asfarozh-zhulmu qinâ’ah
penindasan melepas pemisahnya,
وَدَعَا الغَيُّ أتْبَاعَهُ .
Wa da ‘âl-ghoyyu at-bâ’ah
kejahatan memanggil pengikutnya,
وأنْتَ فِي حَرَمِ جَدِّك قَاطِنٌ ،
Wa anta fî haromi jaddika qôthin
dan engkau berada di tempat kudus kakekmu,
وَللظَّالِمِينَ مُبَايِنٌ ،
Walizh-zhôlimîna mubâyin
terlepas dari para penindas,
جَلِيسُ البَيتِ وَالمِحْرَابِ ،
Jalîsul bayti wal mihrôb
duduk di rumah dan niche doa,
مُعتَزِلُ عَنِ اللَّذَاتِ والشَّهَوَاتِ ،
Mu’tazilun ‘anilladz-dzâti wasy-syahawât
terikat duniawi kesenangan dan keinginan duniawi,
تُنْكِرُ المُنْكَرَ بِقَلبِكَ وَلِسَانِك ،
Tunkirul munkaro biqolbika walisânik
dan menyangkal kejahatan dalam hati engkau dan di lidah engkau
عَلى حَسَبِ طَاقَتِكَ وَإمْكَانِكَ .
‘alâ hasabi thôqotika wa imkânik
ke tingkat kekuatan dan kemampuan.
ثُّمَّ اقْتَضَاكَ العِلْمُ للإِنْكَارِ ،
Tsummaq-tadhôkal ilmu lil ingkâr
Maka pengetahuan menuntut engkau untuk pengingkaran dusta,
وَلَزِمُكَ أنْ تُجَاهِدَ الفُجَّار ،
Walazimuka ‘an tujâhidal fujjâr
Dan engkau membuatnya berkewajiban berjuang melawan penyimpangan.
فَسِرْتَ فِي أوْلادِكَ وَأهَالِيكَ ،
Fasirta fî awlâdika wa ahâlîka
Oleh karena itu, engkau berangkat dalam rombongan anak dan kaum kerabat engkau,
وشِيعَتِكَ ومَوَالِيكَ ،
Wa syî’atika wa mawâlîka
pengikut, dan pendukung,
وصَدَعْتَ بِالحَقِّ وَالبَيِّنَةِ ،
Wa shoda’ta bil haqqi wal bayinât
megungkapkan kebenaran dan bukti yang jelas,
وَدَعَوتَ إِلَى الله بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ .
Wa da’awta ilallâh bil hikmati wal maw’idhotil hasanât
Manusia yang dipanggil menuju Allah dengan hikmah dan nasihat baik,
وَأمَرْتَ بِإِقَامَةِ الحُدُودِ ،
Wa amarta bi i-qômatil hudûdi
memerintahkan pembentukan batas-batas hukum ilahi,
والطَّاعَةِ لِلمَعْبُودِ ،
Wath-thô’ati lil ma’-bûdi
dan ketaatan kepada Siapa yang harus disembah,
وَنَهَيْتَ عَنِ الخَبَائِثِ وَالطُّغْيَانِ ،
Wanahayta ‘anil khobâ-itsi wath-thugh yân
dan melarang orang-orang dari kejahatan dan penindasan.
وَوَاجَهُوكَ بِالظُّلْمِ وَالعُدْوَانِ ،
Wawajahûka bidh-dhulmi wal’ud wâni
Tapi, mereka menghadapi engkau dengan penindasan dan permusuhan.
فَجَاهَدْتَهُم بَعْدَ الإِيعَازِ لَهُم ،
Fajâhad tahum ba’dal î-‘âzi lahum
Oleh karena itu, Anda menolak mereka setelah menasihati mereka
وَتَأكِيدِ الحُجَّةِ عَلَيْهِم ،
Wata’ kîdil hujjati ‘alayhim
dan menekankan atas bukti-bukti ilahi terhadap mereka.
فَنَكَثوا ذِمَامَكَ وِبَيْعَتَكَ ،
Fanakatsû dzimâ maka wa bay’ataka
Namun, mereka melanggar hak-hak ilahi dan sumpah.
وأسْخَطُوا رَبَّك وَجَدَّك ،
Wa as-khothuw robbaka wajad-daka
Membuat marah Tuhanmu dan kakekmu,
وَبَدؤُوكَ بِالحَرْبِ ،
Wa bada-ûka bil harbi
dan memulai pertempuran melawan engkau.
فَثَبَتَّ لِلطَّعْنِ والضَّرْبِ ،
Fa tsabbata lith-tho’ni wadh-dhorbi
Oleh karena itu, Anda berdiri kokoh untuk menombak dan menyerang,
وطَحَنْتَ جُنُودَ الفُجَّارِ ،
Wa thohanta junûdal fujjâri
diserang tentara yang melampaui batas,
وَاقْتَحَمْتَ قَسْطَلَ الغُبَارِ ،
Waq tahamta qos tholal ghubâri
dan menyerbu dengan berani ke debu pertempuran,
مُجَاهِداً بِذِي الفِقَارِ ،
Mujâhidan bidzil fiqôri
berkelahi dengan menggunakan Dhulfiqar
كأنَّكَ عَلِيٌّ المُخْتَارُ .
Ka annaka ‘aliyyul mukh-târu
seolah-olah engkau Ali al-Mukhtar alaihissalam
فَلمَّا رَأوْكَ ثَابِتَ الجَأْشِ ،
Falamma ro awka tsâbital ja’syi
seketika mereka melihat engkau tegas,
غَيْرَ خَائِفٍ وَلا خَاشٍ ،
Ghoyro khô-ifin walâ khôsyin
tak kenal takut, dan berani,
نَصَبُوا لَكَ غَوائِلَ مَكْرِهِمُ ،
Nashobû laka ghowâ-ila makrihim
mereka membuat penipuan yang paling berbahaya terhadap Anda,
وقَاتَلُوكَ بِكَيْدِهِمُ وَشَرِّهِمُ ،
Waqô-talûka bikaydihim wa syarrihim
dan berjuang melawan engkau dengan penipuan dan keganasan mereka.
وأمَرَ اللَّعِينُ جُنودَهُ ،
Wa amarol-la’înu junûdahu
Seorang yang terkutuk  (Umar bin Sa'ad) memerintahkan prajuritnya,
فَمَنَعُوكَ المَاءَ وَوُرُودَهُ ،
Famana’ûkal mâ-a wawurûdahu
dan mereka mencegah engkau mencapai atau menerima air.
ونَاجَزُوكَ القِتَالَ ،
Wa nâ-jazûkal qitâla
Mereka bergegas untuk melibatkan engkau dalam pertempuran,
وَعَاجَلُوكَ النِّزَالَ ،
Wa ‘â-jalûkan-nizâla
Mengarahkan dengan cepat senjatanya kepada engkau,
وَرَشَقُوكَ بِالسِّهَامِ وَالنِّبَالِ ،
Wa ro syaqûka bis-sihâmi wan-nibâli
Memandikan engkau dengan panah dan batu,
وبَسَطُوا إِلَيكَ أَكُفَّ الاِصْطِلاَمِ ،
Wa basathû ilayka akuffal ish-thilâmi
dan bergerak ke arah engkau dengan tangan yang mencabut.
وَلَمْ يَرْعَوْا لَكَ ذِمَاماً ،
Walam yar’aw laka dzimâman
Mereka sama sekali tidak menghormati hak-hak engkau,
وَلا رَاقَبُوا فِيْكَ أثَاماً ،
Walâ roqobû fîka athâman
Atau memberikan suatu yang berharga kepada engkau
فِي قَتْلِهِمُ أوْلِيَاءَكَ ،
Fî qot-lihimu aw-liyâka
untuk membunuh engkau dan teman engkau,
وَنَهْبِهِمُ رِحَالَكَ .
Wanah bihimu rihâlaka
dan menjarah barang-barang engkau.
وَأنْتَ مُقْدَّمٌ في الهَبَوَاتِ ،
Wa anta muqoddamun fil habawâti
engkau berada di garis depan badai pertempuran,
ومُحْتَمِلٌ للأذِيَّاتِ ،
Wa muhtamilun lil adziy-yâti
penderitaan abadi.
قَدْ عَجِبَتْ مِنْ صَبْرِكَ مَلائِكَةُ السَّمَاوَاتِ ،
Qod ‘ajibat min shobrika malâ-ikatus samawâti
Sungguh, para malaikat dari langit takjub dengan kesabaran Anda.
فَأحْدَقُوا بِكَ مِنْ كُلِّ الجِهَاتِ ،
Fa ah daqû bika min kullil jihâti
Musuh kemudian mengelilingi engkau dari semua sisi,
وأثْخَنُوكَ بِالجِرَاحِ ،
Wa ats-khonûka bil jirôhi
Engkau melemah dengan terluka dan letih,
وَحَالُوا بَيْنَكَ وَبَينَ الرَّوَاحِ ،
Wahalû baynaka wa baynar-rowâhi
Mencegah engkau dari istirahat dan letih,
وَلَمْ يَبْقَ لَكَ نَاصِرٌ ،
Walam yab-qô laka nâshirun
Dan engkau tidak memiliki pembantu yang tersisa.
وَأنْتَ مُحْتَسِبٌ صَابِرٌ.
Wa anta muhtasibun shôbirun
engkau berduka namun sabar,
تَذُبُّ عَنْ نِسْوَتِكَ وَأوْلادِكَ ،
Tadzub-bu ‘an niswatka wa awlâdika,
membela perempuan dan anak-anak mu,
حَتَّى نَكَسُوكَ عَنْ جَوَادِكَ ،
Hatta nakasû ‘an jawâdika
sampai mereka menyebabkan engkau jatuh dari kuda engkau.
فَهَوَيْتَ إِلَى الأرْضِ جَرِيْحاً ،
Fa hawayta ilal ardhi jarîhan
Engkau jatuh ke tanah, terluka;
تَطَأُكَ الخُيولُ بِحَوَافِرِهَا ،
Tatho-ukal khuyûlu bihawâ firiha
Engkau di injak-injak kuda dengan kuku mereka,
وَتَعْلُوكَ الطُّغَاةُ بِبَوَاتِرِها ،
Wata’lûkath-thughôtu bibawâtiriha
penindas mengangkat pedang mereka melawan engkau,
قَدْ رَشَحَ لِلمَوْتِ جَبِيْنُكَ ،
Qod rosyaha lil mauti jabînuka
Keringat kematian muncul di dahi engkau,
واخْتَلَفَتَ بالاِنْقِبَاضِ
Wakh-talafat bil-inqibâdhi
dan Anda terus-menerus mengepal
والاِنْبِسَاطِ شِمَالُكَ وَيَمِينُكَ ،
Wal imbisâthi syimâluka wa yamînuka
dan mengunci tangan engkau,
تُدِيرُ طَرَفاً خَفِيّاً إلى رَحْلِكَ وَبَيْتِكَ ،
Tudîru thorofan khofiyyan ilâ rohlika wa baytika
diam-diam menatap pada kafilah dan tenda,
وَقَدْ شُغِلْتَ بِنَفسِكَ عَنْ وُلْدِكَ وَأهَالِيكَ .
Waqod syu-ghilta binafsika ‘an wuldika wa ahâlîka
sementara engkau terjebak oleh diri dari anak-anak  dan keluarga.
وَأَسْرَعَ فَرَسُكَ شَارِداً إِلَى خِيَامِكَ ،
Wa as-ro’a farusaka syâridan ilâ khiyâmika
Pada saat itu, kuda berlari menuju tenda engkau,
قَاصِداً مُحَمْحِماً بَاكِياً ،
Qôsidan muhamhimâ bâkiyâ
meringkik dan menangis.
فَلَمَّا رَأَيْنَ النِّسَاءُ جَوَادَكَ مَخْزِيّاً ،
Falammâ roainan nisâ-u jawâdaka makhziyyâ
Ketika perempuan melihat kuda engkau mereka bingung,
وَنَظَرْنَ سَرْجَكَ عَلَيهِ مَلْوِيّاً ،
Wa nazhornâ sarjaka ‘alaihi malwiyyâ
dan mengamati pelana engkau berkerut,
بَرَزْنَ مِنَ الخُدُورِ ،
Baroznâ minal hudûr
mereka datang dari tenda,
نَاشِرَات الشُّعُورِ عَلى الخُدُودِ ،
Nâsyirotisy-syu-‘ûri ‘alal hudûd
menjambak rambut mereka,
لاطِمَاتُ الوُجُوه سَافِرَات ،
Lâ thimâtul wujûhu sâfirôt
Menampar-nampar pipi mereka,
وبالعَوِيلِ دَاعِيَات ،
Wabil ‘awîli dâ ‘iyât
memanggil engkau dengan meratap,
وبَعْدَ العِزِّ مُذَلَّلاَت ،
Waba’dal izzi muzallalât
dipermalukan setelah dihormati,
وإِلَى مَصْرَعِكَ مُبَادِرَات ،
Wa ila mashro-‘ika mubadirôt
Berlarian menuju tempat kau terbaring dan terluka.
والشِّمْرُ جَالِسٌ عَلى صَدْرِكَ ،
Wasy-syimru jâlisun ‘alâ shodrika
Saat itu Shimr sedang duduk di dada engkau,
وَمُولِغٌ سَيْفَهُ عَلى نَحْرِكَ ،
Wa mûlighun saifahu ‘alâ nahrika
Dengan dingin dan kejam menggorok leher engkau dan memancurkan darah,
قَابِضٌ عَلى شَيْبَتِكَ بِيَدِهِ ،
Qôbidhun ‘alâ syaibatika biyâdihi
Menjambak jenggot engkau dengan tangannya,
ذَابِحٌ لَكَ بِمُهَنَّدِهِ ،
Dzâbihun laka bimuhannadih
saat ia membunuh engkau dengan pedangnya.
قَدْ سَكَنَتْ حَوَاسُّكَ ،
Qod sakanant hawâssuka
penglihatan engkau memudar,
وَخفِيَتْ أنْفَاسُكَ ،
Wa khofiyat anfâsuka
napas engkau menjadi dangkal dan berhenti,
وَرُفِع عَلى القَنَاةِ رَأسُكَ
Wa rufi’a ‘alal qonâti ro’suka
dan kepala engkau di tancapkan ke tombak.
وَسُبِيَ أهْلُكَ كَالعَبِيدِ ،
Wasubiya ahluka kal ‘abîd
Keluarga engkau ditangkap seperti budak,
وَصُفِّدُوا فِي الحَدِيْدِ ،
Wa shuffidû fil hadîd
terikat dengan rantai besi
فَوقَ أقْتَابِ المطِيَّاتِ ،
Fawqo aqtâbil mathiyyât
Di rantai di atas unta,
تَلْفَحُ وُجُوهَهُمُ حَرُّ الهَاجِرَات ،
Talfahu wujûhahum harrul hâjirôt
Di tengah hari panas terik wajah mereka.
يُسَاقُونَ فِي البَرَارِي وَالفَلَوَاتِ ،
Yusâqûna fil barôrî wal falawât
Mereka didorong ke padang pasir dan lahan terlantar,
أيْدِيهُمُ مَغْلُولَةٌ إِلَى الأعْنَاقِ ،
Aidîhumu maghlûlatun ilal a’nâq
dengan tangan mereka dirantai ke leher mereka,
يُطَافُ بِهِم فِي الأسْوَاقِ ،
Yuthôfu bihim fil aswâq
dan mereka diarak keliling pasar.
فالوَيْلُ للعُصَاةِ الفُسَّاقِ .
Fal waylu lil ‘ushôtil fussâq
Celakalah bagi orang yang melampaui batas
لَقَد قَتَلُوا بِقَتْلِكَ الإِسْلامَ ،
Laqod qutilû biqotlikal islâm
Tentu saja, dengan membunuh engkau, mereka telah membunuh Islam,
وَعَطَّلوا الصَّلاةَ وَالصِّيَامَ ،
Wa ‘aththolûshsholâta washshiyâm
Membatalkan kebenaran doa dan puasa,
وَنَقَضُوا السُّنَنَ وَالأحْكَامَ ،
Wanaqodhûs sunana wal ahkâm
mencabut sunnah nabi dan hukum ilahi,
وَهَدَّمُوا قَوَاعِدَ الإيْمَانِ ،
Wa haddamû qowâ’idal îmân
menghancurkan rukun iman,
وحَرَّفُوا آيَاتَ القُرْآنِ ،
Wa harrofû âyâtal Qur-ân
Mendustakan ayat-ayat Al-Quran,
وَهَمْلَجُوا فِي البَغْيِ وَالعُدْوَانِ .
Wa hamlajû fil baghyi wal ‘udwân
dan brutal bergegas ke tirani dan agresi.
لَقَدْ أصْبَحَ رَسُولُ اللهِ ( صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَآلِهِ ( مَوتُوراً ،
Laqod asbaha rasûlullâhi shollallâhu ‘alaihi wa âlihi mawtûrô
Tentu saja, dengan acara ini, Nabi ditinggalkan sendirian,
وَعَادَ كِتَابُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ مَهْجُوراً
Wa ‘âda kitâbullâhu azza wajallâ mahjûrô
dan Kitab Allah, Yang Maha Perkasa dan kuasa, juga ditinggalkan,
وَغُودِرَ الحَقُّ إِذْ قُهِرْتَ مَقْهُوراً ،
kebenaran dikhianati ketika engkau dipaksa dan dihina,
وَفُقِدَ بِفَقْدِكَ التَّكبِيرُ وَالتهْلِيلُ ،
Dan dengan kehilangan engkau, merupakan panggilan menuju Allah dan ke esaan-Nya
وَالتَّحْرِيمُ وَالتَّحِليلُ ،
Wa tahrîmu wat tahlîlu
Hukum-hukum Nya, larangan-Nya,
وَالتَّنْزِيلُ وَالتَّأوِيلُ ،
Wa tanzîlu watta’wîl
sanksi, wahyu, dan interpretasi telah hilang.
وَظَهَرَ بَعْدَكَ التَّغْيِيرُ وَالتَّبدِيلُ ،
Setelah Anda, perubahan, pergantian
والإِلْحَادُ وَالتَّعطِيلُ ،
Hukum Islam di tinggalkan dan di hinakan
وَالأهْوَاءُ وَالأضَالِيلُ ،
Hura-hura dan kesesatan,
وَالفِتَنُ وَالأَبَاطِيلُ .
Fitnah dan kepalsuan menjadi lazim.
فَقَامَ نَاعِيكَ عِنْدَ قَبْرِ جَدِّكَ الرَّسُولِ ( صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَآلِهِ ) ،
Penyiar kesyahidan engkau datang dekat makam kakek engkau, Rasulullah saww,
فَنَعَاكَ إِلَيهِ بِالدَّمْعِ الهَطُولِ ،
Seraya memberi kabar kepadanya dengan air mata mengalir, berkata:
قَائِلاً : يَا رَسُولَ اللهِ ،
"O 'Nabi Allah!
قُتِلَ سِبْطُكَ وَفَتَاكَ ،
Cucu engkau yang berani telah dibunuh,
واسْتُبِيحَ أهْلُكَ وَحِمَاكَ ،
Pengesahan atas Keluargamu untuk di hina dan dipermalukan
وَسُبِيَتْ بَعْدَكَ ذَرَارِيكَ ،
Setelah engkau, keturunan engkau ditangkap,
وَوَقَعَ المَحْذُورُ بِعِتْرَتِكَ وَذَويكَ .
dan kesulitan menimpa keluarga dan keturunan engkau.
فانْزَعَجَ الرَّسُولُ ،
Sungguh , Rasulullah (saw) menjadi tertekan
وَبَكَى قَلْبُهُ المَهُولُ ،
dan hatinya sedih menangis,
وَعَزَّاهُ بِكَ المَلائِكَةُ وَالأنْبِيَاءُ ،
Malaikat dan para nabi yang menawarkan belasungkawa mereka kepada kesyahidan engkau,
وَفُجِعَتْ بِكَ أُمُّكَ الزَّهْرَاءُ ،
Ibumu, Zahra alaihassalam, menjadi tertekan dan kehilangan engkau,
وَاخْتَلَفَ جُنُودُ المَلائِكَةِ المُقَرَّبِينَ ،
Kumpulan malaikat-malaikat datang mendekatimu
تُعَزِّي أبَاكَ أمِيرَ المُؤْمِنينَ ،
Berbelasungkawa kepada ayahmu, Amir al-Muminin (as)
وأُقِيمَتْ لَكَ المَآتِمُ فِي أَعْلَى عِلِّيِّينَ ،
peringatan duka diadakan untuk engkau di paling mulianya tempat di surga,
وَلَطَمَتْ عَلَيكَ الحُورُ العِينُ
dan bidadari-bidadari bermata gelap memukul kepala mereka sendiri dan terbawa dalam kesedihan,
وَبَكَتِ السَّمَاءُ وَسُكَّانُهَا ،
Langit dan penghuninya menangis,
وَالجِنَانُ وَخُزَّانُهَا ،
seperti yang dilakukan ahli surga dan penjaga nya,
وَالهِضَابُ وَأقْطَارُهَا ،
pegunungan dan alam sekitar nya,
وَالبِحَارُ وَحِيتَانُها ،
lautan dan ikan nya,
وَالجِنَانُ وَولْدَانُهَا ،
surga dan dayang2nya,
وَالبَيتُ وَالمَقَامُ ،
Rumah (Ka'bah), dan Maqam Ibrahim (as)
وَالمَشْعَرُ الحَرَام ،
Monumen Suci,
وَالحِلُّ والإِحْرَامُ .
dan Mekah dan tempat kudus-nya.
اللَّهُمَّ فَبِحُرْمَةِ هَذَا المَكَانِ المُنِيفِ ،
Ya Allah! Dengan kesucian tempat yang mulia ini ,
صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ ،
limpahkanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,
وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَتِهِم ،
Masukkan kami menjadi golongan mereka,
وأدْخِلْنِي الجَنَّة بِشَفَاعَتِهِم .
dan masukkan kami ke surga dengan syafaat (pertolongan) mereka
اللَّهُمَّ إِنِّي أتوَسَّلُ إِلَيكَ يَا أسْرَعَ الحَاسِبِينَ
Ya Allah! daku memohon kepada-Mu, Oh Duhai Engkau yang Maha Cepat Hisabnya!
وَيَا أكْرَمَ الأَكْرَمِينَ ، وَيَا أحْكَمَ الحَاكِمِينَ ،
Oh yang paling dermawan dari yang dermawan Dan hakim yang bijaksana!
بِمُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّينَ ،
Oleh Muhammad (SAW), penghujung para nabi,
وَرَسُولِكَ إِلَى العَالَمِينَ أجْمَعِينَ ،
Utusan untuk seluruh alam,
وَبِأخِيهِ وَابْنِ عَمِّهِ الأنْزَعِ البَطِينِ ،
Oleh kakak dan sepupunya,
العَالِمِ المَكِينِ ،
Pemusnah kemusyrikan dan pendiskriminasian dan berilmu,
عَليٍّ أمِيْرِ المُؤْمِنِينَ ،
Ali Amir al-Muminin (as)
وَبِفَاطِمَةَ سَيِّدَةِ نِسَاءِ العَالَمِينَ .
Oleh Fatima (as), pemimpin wanita dari seluruh dunia dan masa
وَبِالحَسَنِ الزَّكِيِّ عِصْمَةَ المُتَّقِينَ ،
Oleh Hasan (as), yang dimurnikan dan perlindungan saleh,
وَبِأَبِي عَبْدِ اللهِ الحُسَينِ أَكَرَمِ المُستَشْهِدِينَ
Dengan Aba Abdullah al-Husain (as), Syahadah yang paling dimuliakan,
وَبِأوْلاَدِهِ المَقْتُولِينَ ،
Oleh anak-anaknya yang dibunuh
وَبِعِتْرَتِهِ المَظلُومِينَ .
dan keluarga yang tertindas,
وَبِعَلِيِّ بْنِ الحُسَيْنِ زَيْنِ العَابِدِينَ ،
Oleh Ali bin al-Husain al-Zain-ul Abidin (as),
وَبِمُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قِبْلَةِ الأوَّابِينَ ،
Oleh Muhammad bin Ali (as), petunjuk orang-orang yang berpaling kepada Allah,
وَبِجَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ أَصْدَقِ الصَّادِقِينَ ،
Oleh Ja'far bin Muhammad (as), yang paling jujur dari orang yang benar
وَبِمُوسَى بْنِ جَعْفَرٍ مُظِهِرِ البَرَاهِينَ ،
Oleh Musa ibn Ja'far (as), yang penguak tabir bukti,
وَبِعَليِّ بْنِ مُوسَى نَاصِرِ الدِّينَ ،
Oleh Ali bin Musa (as), pembantu agama,
وَبِمُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قُدْوَةِ المُهْتَدِينَ ،
Oleh Muhammad bin Ali (as), teladan dari orang-orang yang menerima bimbingan,
وَبِعَلِيِّ بْنِ مُحَمَّدٍ أزْهَدِ الزَّاهِدِينَ ،
Oleh Ali bin Muhammad (as), yang paling zuhud,
وَبِالحَسَنِ بْنِ عَليٍّ وَارِثِ المُسْتَخْلفِينَ ،
Hasan bin Ali (as), pewaris yang ditunjuk,
وَبِالحُجَّةِ عَلى الخَلْقِ أجْمَعِينَ ،
Oleh Hujjah (Bukti) atas semua ciptaan (al-Mahdi),
أنْ تُصَلِّيَ عَلى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ الصَّادِقِينَ الأَبَرِّينَ ،
Untuk bershalawat kepada Muhammad (as) dan keluarga Muhammad (SAW), yang paling jujur dan setia
آلِ طَهَ وَيَاسِينَ ،
yang merupakan keluarga Taha dan Yasin,
وَأنْ تَجْعَلَنِي فِي القِيَامَةِ مِنَ الآمِنِينَ المُطْمَئِنِّينَ ،
dan tempatkan daku di hari kiamat di antara mereka yang aman, dan percaya diri,
الفَائِزِينَ الفَرِحِينَ المُسْتَبْشِرِينَ .
penuh kemenangan, bahagia, dan tempat yang sangat tepat.
اللَّهُمَّ اكتُبْنِي فِي المُسْلِمِينَ ،
Ya Allah! takdirkan daku untuk menjadi orang-orang yang menyerahkan diri,
وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ ،
Gabungkanlah kami dengan orang-orang salih
وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الآخِرِينَ ،
Jadikanlah lisan-lisan kami adalah lisan yang di percaya perkataannya hingga akhir masa
وَانْصُرْنِي عَلى البَاغِينَ ،
Menangkanlah kami dari para kaum yang melewati batas agama,
واكْفِنِي كَيْدَ الحَاسِدِينَ ،
Bebaskan kami dari rasa hasud,
وَاصْرِفْ عَنِّي مَكْرَ المَاكِرينَ ،
Hindarkanlah kami dari niat jahat dan rencana buruk
وَاقْبِضْ عَنِّي أيْدِي الظَّالِمِينَ ،
Tahanlah dari kami tangan-tangan orang dzalim
وَاجْمَع بَينِي وَبَينَ السَّادَةِ المَيَامِينَ فِي أعَلَى عِلِّيِّينَ
Kumpulkanlah kami bersama  pemimpin agama di tempat tinggi yang mulia
مَعَ الَّذِينَ أنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ ،
dari kalangan para nabi yang terhormat,
وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَداءِ وَالصَّالِحِينَ ،
Bersama orang yang benar, para syahid, dan orang-orang benar (jujur),
بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِينَ .
Dengan rahmat-Mu, yang Maha Penyayang lagi maha pengasih.
اللَّهُمَّ إِنِّي أُقْسِمُ عَلَيكَ بِنَبِيِّكَ المَعْصُومِ ،
Ya Allah! Daku bersumpah kepada-Mu  dengan Nabi suci engkau (SAW),
وَبِحُكْمِكَ المَحْتُومِ ، وَنَهْيِكَ المَكْتُومِ ،
Dengan Pengampunanmu wahai maha pengampun dan pengasih,
وَبِهَذا القَبْرِ المَلْمُومِ ،
Oh Allah! Daku memohon kepadaMu dan Nabi Mu yang suci, serta makam mulia ini.
المُوَسَّدِ في كَنَفِهِ الإِمَامِ المَعْصُومِ ،
Dengan Maha Bijaksana Mu dan hikmah yang mulia dengan terbaringnya Imam (as),
المَقْتُولِ المَظْلُومِ ،
yang disembelih, dan tertindas,
أنْ تَكْشِفَ مَا بِي مِنَ الغُمُومِ ،
Untuk hilangkan rasa jenuh dan kegundahan kami
وَتَصْرِفَ عَنِّي شَرَّ القَدَرِ المَحْتُومِ ،
Alihkan dariku kerugian rencana sebelum ditentukan,
وَتُجِيرُنِي مِنَ النَّارِ ذَاتِ السُّمُومِ .
dan berikan perlindungan kepadaku dari neraka yang angin panas.
اللَّهُمَّ جَلِّلْنِي بِنِعْمَتِكَ ،
Ya Allah! Muliakan Daku dengan karunia Engkau,
وَرَضِّنِي بِقَسَمِكَ ،
Jadikan kami bersyukur atas nikmatMu,
وتَغَمَّدْنِي بِجُودِكَ وَكَرَمِكَ ،
Limpahkan kepada kami kemurahan Mu dan kemuliaanMu,
وَبَاعِدْنِي مِن مَكْرِكَ وَنِقْمَتِكَ .
Dan jadikan daku jauh dari balasan siksaMu dan murka Mu.
اللَّهُمَّ اعْصِمْنِي مِنَ الزَّلَلِ ،
Ya Allah! Lindungi aku dari kesalahan,
وَسَدِّدْنِي فِي القَوْلِ وَالعَمَلِ ،
Kuatkan hati dan kemampuan kami dalam hal berbicara dan perbuatan,
وَافْسَحْ لِي فِي مُدَّةِ الأَجَلِ ،
Panjangkanlah usia kami,
وَاعْفِنِي مِنَ الأوْجَاعِ وَالعِلَلِ ،
Bebaskan saya dari rasa sakit dan penyakit,
وَبَلِّغْنِي بِمَوَالِيَّ وَبِفَضْلِكَ أَفْضَلَ الأَمَلِ .
Jadikan kami dapat mencapai ridhoMu dan karuniaMu dari para imamMu.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ ،
Ya Allah! Shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad
وَاقْبَلْ تَوبَتِي ، وَارْحَم عَبْرَتِي ،
dan terimalah pertobatan daku dan kasihi tangisan daku,
وَأَقِلْنِي عَثْرَتي ،
Dan ampuni daku dengan tangisan ku,
وَنَفِّسْ كُرْبَتِي ،
Ringankanlah penderitaan saya,
وَاغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي ،
Maafkan kesalahan-kesalahan daku,
وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي .
Ampuni kesalahan Daku, perbaiki kebenaranku dan jagalah anak turunanku.
اللَّهُمَّ لا تَدَعْ لِي فِي هَذَا المَشْهَدِ المُعَظَّمِ
Tuhanku! Jangan tinggalkan daku, di tempat yang mulia ini
وَالمَحَلِّ المُكَرَّمِ ،
Tempat yang terhormat dengan kesyahidan,
ذَنْباً إلاَّ غَفَرْتَهُ ،
Maafkan segala dosa hamba,
وَلا عَيْباً إِلاَّ سَتَرْتَهُ ،
Bila ada kekurangan dan aib maka sembunyikanlah,
وَلاَ غَمّاً إلاَّ كَشَفْتَهُ ،
Bila ada kesedihan maka hilangkanlah,
وَلاَ رِزْقاً إلاَّ بَسَطْتَهُ ،
Dengan Rizki kami, luaskanlah,
وَلا جَاهاً إِلاَّ عَمَرْتَهُ ،
Dan dengan derajat kami angkatlah
وَلا فَسَاداً إِلاَّ أصْلَحْتَهُ ،
Dan dengan kerusakan sistem maka perbaikilah,
وَلاَ أمَلاً إِلاَّ بَلَغْتَهُ ،
Dan dengan keinginan kami, maka kabulkanlah,
وَلا دُعَاءً إِلاَّ أجَبْتَهُ ،
Dan dengan ijabahnya doa-doa kami,
وَلاَ مَضيقاً إلاَّ فَرَّجْتَهُ ،
Dan dengan peringanan atas tekanan yang menimpa kami,
وَلا شَمْلاً إلاَّ جَمَعْتَهُ ،
Dan satukanlah kaum-kaum yang beriman namun bertikai,
وَلا أمْراً إلاَّ أتْمَمْتَهُ ،
Dan dengan suatu perihal maka sempurnakanlah,
وَلا مَالاً إِلاَّ كَثَّرْتَهُ ،
Dengan kekayaan maka tambahkanlah,
وَلا خُلْقاً إلاَّ حَسَّنْتَهُ ،
Dan dengan Akhlak kami, baguskanlah,
وَلا إِنْفَاقاً إِلاَّ أخْلَفْتَهُ ،
Dan dengan amal kami  maka bantulah untuk meringankannya,
وَلا حَالاً إِلاَّ عَمَرتَهُ ،
Dan dengan kondisi apapun untuk di jaga dan diperbaiki,
وَلا حَسُوداً إِلاَّ قَمَعْتَهُ ،
Bila terdapat iri hati maka cukupkanlah,
وَلا عَدوّاً إِلاَّ أرْدَيْتَهُ ،
Dan dengan musuh kami maka hancurkanlah,
وَلا شَرّاً إِلاَّ كَفَيْتَهُ ،
Dan cukupkanlah apa yang kurang bagi kami,
وَلا مَرَضاً إِلاَّ شَفَيْتَهُ ،
Dan dengan penyakit apapun , sembuhkanlah,
ولا بَعِيداً إِلاَّ أدْنَيْتَهُ ،
Dan dekatkanlah segala yang jauh
وَلا شَعْثاً إِلاَّ لَمَمْتَهُ ،
Dan satukanlah kembali apa yang tercerai berai.,
وَلا سُؤالاً إِلاَّ أعْطَيْتَهُ .
Dan dengan permintaan kami berikanlah.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ العَاجِلَةِ ،
Ya Allah! daku meminta engkau untuk kebaikan dari dunia yang fana ini,
وثَوَابَ الآجِلَةِ ،
dan pahala akhirat.
اللَّهُمَّ أغْنِنِي بِحَلالِكَ عَنِ الحَرَامِ ،
Ya Allah! Cukuplah saya dengan apa yang engkau halalkan dari yang haram,
وَبِفَضْلِكَ عَنْ جَمِيعِ الأنَامِ ،
dan dengan rahmatMu dari semua makhluq
اللَّهُمَّ إِنِّي أسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً ،
Tuhanku! daku memohon padaMu pengetahuan yang bermanfaat,
وَقَلْباً خَاشِعاً ، وَيَقِيناً شَافِياً ،
kerendahan hati, sifat ketegasan,
وَعَمَلاً زَاكِياً ، وَصَبْراً جَمِيلاً ، وَأجْراً جَزِيلاً
tindakan murni, kesabaran yang indah, dan hadiah berlimpah.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي شُكْرَ نِعْمَتِكَ عَلَيَّ ،
Ya Allah! Berilah daku rasa syukur dari berkah engkau pada daku,
وَزِدْ فِي إحْسَانِكَ وَكَرَمِكَ إِلَيَّ ،
Tambahkan kepada kami kebaikanMu dan Kemuliaanmu,
وَاجْعَلْ قَولِي فِي النَّاسِ مَسْمُوعاً ،
Jadikan pembicaan daku bermanfaat bagi yang lain,
وَعَمَلي عِنْدَكَ مَرْفُوعاً ،
Dan amal perbuatan daku untuk diangkat dan diterima di sisimu,
وَأثَري فِي الخَيْرَاتِ مَتْبُوعاً ،
karya baik daku diikuti oleh orang lain,
وَعَدُوِّي مَقْمُوعاً .
dan musuhku dipadamkan,
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ الأخْيَارِ
Ya Allah! shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad,
فِي آنَاءِ اللَّيلِ وَأطْرَافِ النَّهَارِ ،
Maha Pencipta hari, siang dan malam,
وَاكْفِنِي شَرَّ الأشْرَارِ ،
Jauhkan daku dari hal yang buruk,
وَطَهِّرنِي مِن الذُّنُوبِ وَالأوْزَارِ ،
Sucikanlah daku dari dosa-dosa dan beban,
وَأَجِرْنِي مِن النَّار ،
Beri daku berlindung dari api neraka,
وأحِلَّنِي دَارَ القَرَارِ ،
Siapkan tempat yang mulia bagi daku di SurgaMu,
وَاغْفِرْ لِي وَلِجَمِيعِ أُخْوانِي وأخَوَاتي المُؤْمِنِينَ وَالمُؤْمِنَاتِ ،
Dan maafkan daku dan semua saudara setia dan 0 mukminin -mukminat, oleh rahmat-Mu,
بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِينَ .
Dengan kasihMu wahai Maha Pengasih dan  Penyayang!

0 Comments


EmoticonEmoticon