Tafsir Surah Al-Fatihah



 Surah Al-Fatihah

📓 Kandungan Surah

Frase suci 'Dengan nama Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang (bismillâhirrahmânirrahîm) sesungguhnya dicantumkan baik pada permulaan al-Quran maupun pada permulaan setiap surah al-Quran, kecuali surah ke-9 (at-Taubah, penyesalan) Dan karena tujuan dari Firman Allah, al-Quran, adalah untuk membimbing umat manusia, seperti yang disebutkan dalam surah al-Ma'idah ayat ke-15-16, "...Sesungguhnya, telah datang kepadamu sebuah cahaya dan kitab yang jelas dari Allah", "Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan kedamaian dan kesalamatan..." maka bimbingan ini sebagai sebuah anugerah dan pedoman yang fundamental, dimulai dengan nama suci Allah.

Surah ini, di antara segenap surah dalam al-Quran, memiliki cahaya luar biasa karena faktor-faktor berikut:

📓 1. Nada Surah

Surah ini, Pembuka, bila dibandingkan dengan surah-surah al-Quran lainnya berkenaan dengan isi dan iramanya, memiliki gaya yang benar-benar berbeda dan luar biasa. Apabila surah-surah lain terdiri dari petunjuk-petunjuk Allah, yang memberi perintah dan larangan kepada para hamba-Nya, maka surah ini isinya diutarakan atas nama para hamba.

Dengan kata lain, dalam surah ini, Allah mengajari para hamba-Nya cara bermohon dan berbicara pada-Nya dengan sederhana dan tanpa perantara.

📓 2. Al-Fatihah, Induk al-Quran

Diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda, "Demi Zat, yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan sebuah surah yang sama dengan surah ini (al-Fatihah), baik di Taurat, Injil, ataupun Zabur, bahkan dalam al-Quran, dan dia adalah Ummul Kitab," 👉 Majma'al-Bayân, jilid 1, h.17.

 yang berarti bahwa ia merupakan dasar dan sumber segala keutamaan.

Sesungguhnya, selain mengacu pada hari kebangkitan, surah ini menunjukkan fakta-fakta menyangkut tauhid zat, tauhid sifat, tauhid perbuatan, dan tauhid ibadah. Ini semua intisari seluruh makna al-Quran.

Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Ali as yang bermadah, "Seluruh rahasia Allah ada dalam kitab-kitab-Nya, dan isi seluruh kitab-Nya tercantum dalam al-Quran. Apa-apa yang ada dalam al-Quran disimpulkan dalam surah al-Fatihah dan apa-apa yang ada dalam al-Fatihah dikumpulkan dalam bismillâh, dan apa-apa yang ada dalam bismillâh diintisarikan dalam ba huruf pertama dalam bismillah." 👉 Makhzân al-'Irfan, tafsir, jilid 1, h.28 & Mashibih al-Anwar, jilid 1, h. 435.

Berdasarkan pernyataan mufasir besar, dapat dipahami bahwa hadis ini menunjukkan dengan jelas pentingnya al-Quran al-Karim dan bismillâhirrahmânirralim yang merupakan tempat ilmu pengetahuan dari awal sampai akhir. Penafsir dan penjelas ilmu-ilmu ini adalah Nabi saw dan setelahnya adalah para penerusnya yang sejati termasuk Amirul Mukminin Ali as. 👉 Minhâj ash-Shâdiqin, jilid 1, h.90

📓 3. Al-Fatihah, Penghormatan atas Keagungan Nabi saw

Surah al-Fatihah, yang memiliki keutamaan ketimbang surah-surah lain dalam al-Quran, diwahyukan kepada Nabi saw sebagai rahmat yang besar. Ia sebanding dengan keseluruhan isi al-Quran. Tujuh ayat dalam surah tersebut menyimpulkan seluruh al-Quran, "Dan Kami telah berikan kepadamu tujuh (ayat) yang dibaca berulang-ulang dan al-Quran yang agung", (QS al-Hijr [15]:87).

Makna ini juga berkenaan dengan sebuah riwayat dari Amirul Mukminin Ali as yang dikutip dari hadis Nabi saw yang berkata, "Sesungguhnya Allah Yang Mahatinggi telah memberikan rahmat-Nya kepadaku khususnya atas surah 'Pembuka (al-Fatihah) dan telah menempatkannya sejajar dengan keseluruhan al-Quran al-Majîd, dan sesungguhnya Fâtihat al-Kitâb (Pembukaal-Quran) adalah (hal) termahal dalam kekayaan Arasy, (Singgasana surga)." 👉 al-Burhân fi Tafsir al-Qur'ân, jilid 1, h.21; & Athyab al-Bayân, jilid 1, h.83

📓 4. Keutamaan Membacanya

Membaca surah ini, karena amat penting, sering ditekankan dalam hadis-hadis dan riwayat-riwayat Islam.

Berkaitan dengan nilai surah ini, diriwayatkan dari Nabi saw yang bersabda, "Ganjaran bagi setiap Muslim yang membaca surah al-Fatihah adalah bagaikan seorang yang telah membaca sepertiga al-Quran. Ganjaran tersebut akan ia terima seolah-olah dia telah memberikan setiap Mukmin, baik laki-laki ataupun wanita, sebuah sumbangan surah wasiat yang yang diberikan secara cuma-cuma." 👉 Majma' al-Bayân, jilid 1, h.17.

📓 5. Nama-nama Lain Surah al-Fatihah

Ada sekititar sepuluh nama lain untuk surah ini seperti dikutip dari riwayat dan kitab tafsir Islam, yaitu: Fâtihat al-Kitab, Umm al-Kitab, Unim al-Qur'an, Sab' al- Matsânî, al-Wafiyah, al-Kafiyah, asy-Syafiyah, al-Asâs, ash-Shalât, dan al-Hamd. 👉 Rauh al-Janân, Abu al-Futuh Razi, tafsir, jilid 1, h.16

Sumber : Tafsir Nurul Qur'an jil.1 Halaman 33-35 ; Oleh Allamah Kamal Faqih Imani

0 Comments


EmoticonEmoticon